Departemen Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Budaya UNPAD mempunyai dua program studi (Prodi), yaitu Prodi S1 Antropologi dan S2 (Magister) Ilmu Antropologi dan satu konsentrasi S3 (Doktor Antropologi) yang bernaung dibawah Prodi S3 Sosiologi. Kedua Prodi dan S3 konsentrasi itu memiliki materi kurikulum terintegrasi, artinya kurikulum Prodi S1, S2 dan S3 merupakan satu kesatuan. Ketiga kurikulum itu dipisahkan karena masing-masing memiliki kompetensi lulusan yang berlainan, tetapi sebagai satu kesatuan, maka kurikulum S1 menjadi fondasi kurikulum S2, sedangkan kurikulum S2 menjadi bekal untuk pendidikan S3. Jadi lulusan S1 memiliki fondasi yang kuat untuk meneruskan studi pada Prodi S2 dan S3.
Program Studi S1, S2 dan Konsentrasi S3 digawangi oleh Dosen yang kompeten di bidangnya masing-masing.
Untuk menunjang kegiatan pendidikan, belajar mengajar sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, dosen antropologi berperan aktif dalam penelitan dan pengabdian dalam masyarakat. Kegiatan penelitian dosen sangat beragam sesuai dengan kepakaran masing-masing. Sementara untuk Pengabdian Pada Masyarakat (PPM), dosen membaur dengan masyarakat. Kegiatan dalam forum ini bersifat kebersamaan dalam artian menuntut adanya kerjasama antar bidang ilmu untuk memperoleh hasil yang diinginkan sehingga kegiatan tersebut dilaksanakan dalam bentuk tim/kelompok.
Keberadaan dari Departemen Antropologi Fisip Unpad diawali dengan dibukanya Program Studi Sarjana Antropologi Universitas Padjadjaran berdiri tahun 1962 dengan nama Jurusan Antropologi yang berada di Fakultas Sastra UNPAD. Pendirian Program Studi diprakarsai oleh Prof. Harsojo yang pada waktu itu menjabat Dekan Fakultas Sastra UNPAD.
latar belakang dari didirikannya Program Studi Sarjana Antropologi adalah untuk menampung mahasiswa- mahasiswa yang menaruh minat terhadap studi tentang manusia dan kebudayaan. Selain itu juga karena semakin diperlukannya tenaga-tenaga ahli antropologi yang memiliki kemampuan analisis terhadap berbagai masalah sosial dan kebudayaan di Jawa Barat khususnya dan di Indonesia umumnya
Program Studi Antropologi Universitas Padjadjaran didirikan pada tahun 1962, yang diprakarsai oleh Professor Harsoyo yang pada saat itu menjabat sebagai Dekan Fakultas Sastra Universitas Padjadjaran. Program Studi Antropologi meiliki latar belakang untuk menampung mahasiswa-mahasiswa yang menaruh minat studi tentang masyarakat dan kebudayaan.
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang berisi tentang penataan jurusan di lingkungan Unpad, program studi antropologi dialihkan dari Fakultas Sastra Unpad ke Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unpad pada bulan Juli 1984.
Program Studi Antropologi memiliki visi untuk menjadi program studi sarjana yang diakui di tingkat nasioanal dan internasional dengan komitmen terhadap keunggulan dalam penguasaan pengembangan dan penerapan ilmu Antropologi pada tahun 2026
Program Studi Antropologi memiliki 18 dosen tetap dengan kepakaran antara lain Antropologi Perkotaan, Antropologi Lingkungan, Metode Kependudukan, Antropologi Gender dan Metode Etnografi.
Untuk terus meningkatkan mutu Pendidikan di program studi antropologi, maka serangkaian diskusi yang melibatkan dosen, alumni dan fakultas, dilaksanakan secara rutin dan sinergis untuk melakukan evaluasi terkait penyesuaian visi, misi, tujuan dan sasaran agar selaras pada tingkat fakuiltas dan universitas.
Fasilitas-fasilitas yang mendukung kegiatan di program studi antropologi unpad juga terus ditingkatkan, seperti tersedianya perpustakaan antropologi dan pelayanan administrasi mahasiswa yang didukung oleh 3 tenaga kependidikan.
Praktikum kompetensi lapangan yang dilaksanakan secara rutin setiap semester merupakan suatu upaya untuk mendorong mahasiswa agar mampu turun langsung kelapangandan menerapkan berbagai metode penelitian yang salah satu adalah penelitian metode etnografi.
Selain kegiatan yang bersifat akademis berbagai kegiatan non akademis juga tidak lupa dikembangkan melalui bantuan dari Huria Mahasiswa Antropologi (Human), kegiatan tersebut diadakan untuk membentuk mahasiswa yang mampu memberikan kontribusi pada masyarakat luas.
Organisasi Mahasiwa Antropologi Human Unpad (Huria Mahasiswa Antropologi Univerfsitas Padjadjaran) merupakan suatu wadah bagi mhs antrop untuk mengembangkan kemmapuan beroragniasiserta mengembangan bakat berorganisasi.
- Departemen Hubungan Masyarakat
- Departemen Aksi Sosial
- Departemen Minat Bakat
- Departemen KPDSDMO
- Departemen Keilmuan dan;
- Kewirasuhaan
Human memiliki Program kerja sebagai bentuk kreatifitas dan bentuk produktifivas antropologi unpad yaitu untuk menjadi antropologi unpad yang lebih baik kreatif produktif dan berprestasi.