PROSPEK KERJA ALUMNI DAN LULUSAN
Lulusan Antropologi FISIP Unpad saat ini telah bekerja pada berbagai bidang. Cara pandang dan metode etnografi yang menjadi ciri khas antropologi menjadi bekal bagi para lulusan untuk menyesuaikan diri dengan dunia kerjanya sekaligus memberikan warna “holistik” dan “keragaman” dalam memahami beragam persoalan di dunia kerjanya. Berikut beberapa alumni lulusan Antropologi FISIP Unpad yang bekerja pada bidang Pertambangan, Perbankan, Aparatur Sipil Negara (ASN), Peneliti/Konsultan/Staf Ahli, BUMN, Perusahaan Telekomunikasi, Jurnalis dan TNI AU.
I. Pertambangan
Wawan Setiawan merupakan salah satu Alumni Antropologi Universitas Padjadjaran angkatan 1991. Memulai karirnya dengan menjadi asisten peneliti di PT. Sapta Indo Consultama, Bandung tentang efek lingkungan dalam proyek tenaga batu bara pada tahun 1996 sampai 1997. Kemudian, pada tahun 1998 hingga 1999 menjadi peneliti di Yayasan Rio Tinto Indonesia yang mendukung program kesehatan, pertanian, dan budaya untuk pengembangan masyarakat. Pada tahun 1999 hingga 2001, beliau bekerja di PT Kelian Equatorial Mining, dan melanjutkan ke perusahaan Rio Tinto Foundation di Samarinda. Selanjutnya menjadi Specialist Public Relations Kaltim Prima Coal (perusahaan perusahaan batu bara terbesar di Indonesia) dan sejak tahun 2016 menjabat sebagai General Manager External Relations & Sustainable Development. Info lengkap mengenai Wawan Setiawan dapat diakses melalui web KPC
Wawan Setiawan
(http://www.kpc.co.id/about/team?locale=id)
(General Manager External Relations & Sustainable Development pada PT Kaltim Prima Coal)
Idham Kurniawan, S.Sos., M.M., M.AP., CSRA Merupakan alumni Antropologi Universitas Padjadjaran angkatan 1994. Beliau memulai karirnya pada bulan Juli tahun 1999 sampai Desember 2004 menjadi pemimpin Social Activity Research & Development Foundation dengan posisi sebagai koordinator for Indigenous People Division. Kemudian, pada bulan Februari 2002 hingga September 2002 menjadi Koordinator untuk Project Village Decentralization Issue di Wanuata Waya Foundation. Selanjutnya pada bulan Desember 2002 hingga Februari 2004 menjadi Ketua Member of Inspection Body to Executive di Sarasehan Warga Bandung dan kemudian menjadi pemimpin koordinator regional daerah Jawa pada Agustus 2003 hingga November 2004. Perjalanan karirnya kemudian terus berlanjut dan bekerja pada beberapa perusahaan, seperti PT. International Nickel Indonesia Tbk. (PT Inco Tbk), PT. Vale Indonesia,dan terakhir di PT Adaro Indonesia menjadi Kepala Departemen Corporate Social Responsibility.
Idham Kurniawan, S.Sos., M.M., M.AP., CSRA
Kepala Departemen Corporate Social Responsibility PT Adaro Indonesia Email: [email protected] dan [email protected]
II. PERBANKAN
Budi Eka Buana lahir pada tanggal 6 Juli tahun 1968 adalah salah satu alumni Antropologi Universitas Padjadjaran angkatan 1986. Beliau menyelesaikan pendidikan S1 pada tahun 1992, kemudian pada tahun 2004 melanjutkan pendidikan S2-nya pada Magister Management (MM) STIE Perbanas Majoringin Management Human Resources. Budi Eka Buana mengawali karirnya sebagai staff junior HR & GA di Yasonna Sharp Group. Kemudian, beliau masih mencoba beberapa pekerjaan lain di perusahaan yang berbeda dan saat ini beliau menjabat sebagai Senior Vice President and Chief Change Management Officer sejak bulan Februari 2019 yang berkantor di PT. BNI Life Insurance BNI Life Tower Jl. Jend.Sudirman No.1 Jakarta.
Rika Dewiyana lahir di Bandung, 1 Mei 1970 merupakan salah satu alumni Antropologi Universitas Padjadjaran angkatan 1994 yang bekerja pada bidang perbankan. Dalam memulai karirnya, beliau pernah bekerja di Bank BCA Caringin Bandung pada tahun 1994-1997, kemudian pernah berhenti untuk fokus pada keluarganya dan melanjutkan karirnya kembali pada tahun 2000 di Bank BCA Sumbersari Bandung. Saat ini menjabat sebagai Supervisor Customer Service di Bank BCA Sumbersari Bandung sejak tahun 2015.
Sebagai seorang perbankan, beliau merasakan manfaat sebagai lulusan antropologi, menurut beliau ilmu antropologi yang mempelajari manusia sangat membantunya dalam berinteraksi dengan banyaknya nasabah dengan latar belakang yang berbeda-beda.
III. Aparatur Sipil Negara (ASN)
Dra. Dessy Ruhati, MM. Par adalah alumni Antropologi FISIP Universitas Padjadjaran yang pernah menjadi Ketua Huria Mahasiswa Antropologi Unpad pada periode tahun 1987-1988. Beliau menempuh pendidikan S1 di Program Studi Antropologi FISIP Unpad angkatan 1986 dan menempuh pendidikan S2 Administrasi Pariwisata di Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung.
Dalam berkarir, pernah bekerja sebagai IKKT Liaison Coordinator for Pragati Wira Anggini Turkey pada tahun 2012-2015. Kemudian, menjadi Kepala Museum Kabupaten NTT pada tahun 2008 hingga 2009, Kepala Dinas Kebudayaan, Dinas Pariwisata Kabupaten Alor, NTT pada tahun 2009 hingga 2010. Selain itu, juga pernah menjadi seorang dosen di Akademi Pariwisata Makassar tahun 2005-2007, Sekolah Pariwisata Nusa Dua Bali pada tahun 2011 hingga 2012, dan Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung pada tahun 1992 hingga 2017. Selanjutnya pernah menjabat sebagai Head of Tourism Crisis Management Ministry of Tourism tahun 2018. Saat ini beliau menjadi Direktur Pemasaran Regional I yang mencakup Sumatera, Singapura, Thailand, Vietnam, Kamboja, Myanmar, dan Laos di Kementerian Pariwisata Indonesia sejak tahun 2019.
Dra. Dessy Ruhati, MM. Par
(Direktur Pemasaran Regional I di Kementerian Pariwisata Indonesia)
Dr. Henri Bastaman , MES merupakan alumni Program Studi Antropologi UNPAD angkatan 1977. Beliau memulai karirnya pada tahun 2003-2008 sebagai Staf Ahli Menteri Kementerian Lingkungan Hidup. Pada tahun 2008-2010 beliau diangkat sebagai Deputi Menteri bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat KLH. Lalu pada tahun 2010-2015 beliau menjabat Deputi Menteri bidang Peningkatan Kapasitas KLH. Pada tahun 2015-2017 beliau menjadi Kepala Badan Penelitian, Pengembangan dan Inovasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Dan pada tahun 2018-Sekarang beliau menjabat sebagai Tenaga Ahli Menteri bidang Pelaksanaan SDGs dan Riset Lingkungan KLHK juga menjabat sebagai Director, Center of Excellence for Sustainable Development in Indonesia-Griffith University Australia, Anggota Dewan Pakar Forum DAS Nasional, dan Ketua Dewan Pembina Produksi Bersih Indonesia. Beliau berpendapat sebagai metodologi, antropologi sangat bermanfaat untuk memahami esensi masalah yang dihadapi suatu komunitas. Dalam formulasi kebijakan antropologi dapat memperkaya cakupan yang harus di perhatikan dan memperjelas tahap-tahap pelaksanaan kebijakan dan program yang berkaitan dengan kepentingan multi pihak. Dalam pekerjaan saya yang berhubungan dengan lingkungan hidup dan kehutanan, antropologi memberikan pemahaman hubungan antara manusia dan alam serta bagaimana pola-pola adaptasi melalui artikulasi budaya. Hal ini sangat bermanfaat dalam formulasi dan pelaksanaan kebijakan lingkungan hidup.
Dr. Henri Bastaman , MES
(Tenaga Ahli Menteri bidang Pelaksanaan SDGs dan Riset Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup)
Toto Sucipto merupakan alumni Antropologi Universitas Padjadjaran angkatan 1984 dan lulus pada tahun 1990. Beliau lahir di Subang pada tanggal 20 April 1965. Sejak tahun 1990 hingga 2006 bekerja sebagai Peneliti, kemudian menjadi Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Jawa Barat dengan wilayah kerja Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, dan Lampung. Saat ini bekerja menjadi Kepala Badan Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Kepulauan Riau dengan wilayah kerja di Riau, Kepulauan Riau, Jambi, dan Kepulauan Bangka Belitung sejak tahun 2017.
Toto Sucipto
(Kepala Badan Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Kepulauan Riau
IV. Peneliti/Konsultan/Staf Ahli
Muhammad Arief Ramadhan merupakan salah satu Alumni Antropologi Universitas Padjadjaran angatan 1989. Beliau pernah bekerja menjadi Staf Peneliti pada UPT. Indonesian Resource Centre For Indigenous Knowledge (INRIK) UNPAD Bandung pada tahun 1996 hingga tahun 2000. Lalu menjadi fasilitator dan peneliti lepas dalam kegiatan Studi AMDAL, Perencanaan Pembangunan, pengembangan masyarakat dan penelitian di bidang sosial budaya, sosial ekonomi dan lingkungan hidup pada tahun 1994 hingga sekarang. Kemudian, pada tahun 1997-2000 pernah menjadi Dosen Luar Biasa pada Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah IAIN SGD Bandung, pada mata kuliah Analisis Mengenai Dampak Lingkungan, Teknologi Tepat Guna Sanitasi Lingkungan, Pengantar Antropologi dan Sosiologi Mikro. Beliau juga pernah menjabat sebagai Asisten Dosen pada Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YPKP, pada mata kuliah Ilmu Budaya Dasar, Teknik Penulisan Laporan, dan Metode Penelitian. Beliau juga menjalani kegiatan volunteer sejak tahun 2002, menjadi Koordinator Program Yayasan Layang Salaka Domas, Bandung. Kemudian sejak April tahun 2019 beliau menjabat Land Acquisition and Ressetlement Plan Specialist, Program ESP Ditjen Cipta Karya PUPR dan ADB.
Menurut beliau, Ilmu Antropologi di dunia kerja sangat bermanfaat dan menjadi bagian hidupnya. Selain itu, Ilmu Antropologi juga bermanfaat dalam dunia kerjanya sebagai konsultan lingkungan dan tata ruang sejak lulus kuliah.
Muhammad Arief Ramadhan, S.Sos (Land Acquisition and Ressetlement Plan Specialist, Program ESP Ditjen Cipta Karya PUPR dan ADB).
Muhammad Arief Ramadhan, S.Sos
(Land Acquisition and Ressetlement Plan Specialist, Program ESP Ditjen Cipta Karya PUPR dan ADB).
Tiara Dewiyani merupakan alumni Antropologi Unpad angkatan 2008 dan lulus pada tahun 2013. Dalam memulai karirnya, beliau pernah menjadi volunteer Rumah Cemara pada tahun 2011. Tahun 2014 menjadi freelance UNDP sebagai pengumpul data, asisten fasilitator Tetra Tech ARD, dan peneliti lapangan di Indonesia Center for Sustainable Development (ICSD). Kemudian pada tahun 2015 hingga 2016 menjadi Service Analyst di PT. Cyberindo Aditama dan dilanjutkan menjadi volunteer The Commission for The Disappeared and Victims of Violence (KontraS). Tahun 2018 beliau menjadi peneliti lapangan Church World Service Indonesia (CWS) dan saat ini menjadi Project Officer Yayasan SAMIN sejak tahun 2019.
Website: tiaradewiyani.blogspot.com
Email: [email protected]
Tiara Dewiyani (Project Officer Yayasan SAMIN)
Usep Setiawan merupakan alumni Antropologi UNPAD angkatan 1991. Usep menulis buku ”Kembali ke Agraria”, penerbit KPA, STPN, SAINS (Agustus 2010); Buku ”Setengah Abad Agraria Nasional”, KPA dan BPN RI (Oktober 2010); Buku “Dari Gerakan Sosial ke Kebijakan Nasional: Putusan MK 35/2012 tentang Hutan Adat” bersama Noer Fauzi Rachman, dan Chalid Muhammad, penerbit Samdhana, KPA, SAINS, HuMA, (Juni 2015); Editor buku “50 Tahun Noer Fauzi Rachman: Pergulatan Antara Petani, Desa dan Agraria”, penerbit Prakarsa Desa (Juni 2015), dan kontributor sejumlah buku terkait pertanian, pedesaan dan keagrariaan. Beliau pernah menjabat sebagai Ketua Umum Huria Mahasiswa Antropologi Unpad (HUMAN Unpad), Bandung, pada periode 1993 sampai 1994. Peneliti pada lembaga kajian dan penelitian Sajogyo Institute (SAINS), Bogor pada tahun 2012 sampai sekarang. Dan beliau juga bekerja sebagai Tenaga Ahli Utama di Kantor Staf Presiden (KSP), untuk urusan reforma agraria di bawah kedeputian bidang sosial, budaya dan ekologi strategis, Jakarta Pada tahun 2016 sampai sekarang.
USEP SETIAWAN, S.Sos, M.Si.
(Peneliti pada lembaga kajian dan penelitian Sajogyo Institute (SAINS), Tenaga Ahli Utama di Kantor Staf Presiden (KSP), untuk urusan reforma agraria di bawah kedeputian bidang sosial, budaya dan ekologi strategis, Jakarta)
V. Perusahaan Telekomunikasi
Kiagus Andre Zailani adalah alumni Prodi Antropologi UNPAD tahun angkatan 1999.
Kiagus Andre memulai karirnya di PT. INDOSAT Tbk pada tahun 2001 sampai tahun 2004 sebagai Marketing Communication Supervisor, pada tahun 2005 sampai tahun 2012 beliau bekerja di perusahaan PT. Bakrie Telecom Tbk, dan beberapa perusahaan besar seperti PT. Digital Media Asia (Subsidiary of PT. Visi Media Asia Tbk), PT. jobsDB (www.jobsdb.com), dan pada bulan Maret tahun 2015 sampai sekarang bekerja di PT. Smartfren Telecom Tbk. sebagai Senior Vice President Commercial – Modern Trade Responsible for “quality subscribers” (high value customers) acquisition as well as massive acquisition. Email: [email protected]
Kiagus Andre Zailani
(Senior Vice President Commercial PT. Smartfren Telecom Tbk)
VI. BUMN
Amirsyal Umar adalah salah satu alumni Antropologi Universitas Padjadjaran tahun angkatan 1982. Amirsyal memulai karirnya yang pertama di Harian Media Indonesia pada tahun 1990 hingga 1991. Dan melanjutkan karirnya di PT Pertamina (Persero) dari tahun 1991 hingga 2018. Dan sekarang melanjutkan karirnya di Komisaris Independen PT Asuransi Jiwa Tugu Mandiri (AJTM) dari Januari 2019 sampai dengan sekarang. Menurut beliau saat bekerja sebagai seorang HRD, Ilmu Antropologi sangat bermanfaat dengan menggunakan Pendekatan Sosial-Budayanya dalam mempertimbangkan sebuah posisi yang dikaitkan dengan lokasi kerja bagi seorang calon pemegang posisi manajerial.
Amirsyal Umar
(Komisaris Independen PT Asuransi Jiwa Tugu Mandiri (AJTM) dan CSR PT Pertamina (Persero))
VII. Jurnalis
Alumni Antropologi Angkatan 1997 yang memiliki beragam pengalaman kerja baik sebagai radio broadcast (Penyiar Tamu HardRock FM Jakarta Penyiar Ardan FM Bandung Reporter 99ers Radio Bandung), aktris film (Aku Ingin Ibu Pulang, Moviesta Production; Kakak, Fireflies Production; Kisah Tiga Titik, Lola Amaria Production MC pada beberapa stasuin TV P(rogram Parenting + Light News + Talkshow Jaktv, Program Sport Antv, Program Kuliner Global TV, Program Travelling MetroTV, Program Musik Antv, SCTV, AstroTV Asia MTV Indonesia) Production House) dan lain sebagainya. Miea pernah pula ditunjuk sebagai Delegasi Indonesia untuk 55th Asia Pasifik Film Festival 2013, Macau
RA. Mira Hendriastuti Kusuma, S.Sos
(Miea Kusuma) (Presenter JakTV
VIII. Perwira Prajurit Karir
Yusana Hadi, S.Sos lahir di Madiun pada tanggal 19 Februari 1967, dan menempuh pendidikan S1 di Program Studi Antropologi Unpad pada tahun 1987. Setelah lulus kemudian melanjutkan Pendidikan Pertama/Dikbangum dan Pendidikan Militer (Kursus). Beliau saat ini berpangkat Letnan Kolonel yang didapatnya pada tahun 2014 dengan jabatan Parikpers Itjenau.
Yusana Hadi, S.Sos pernah menjabat sebagai Kaur Sejarah Koopsau II, Kasubsipersip Sibinpersman Dispers Lanud Abd, Kasibinpersman Dispers Lanud Abd, Kasiminpers Dispers Wingdiktekkal, Kabagbinprof Dispenau, Irdasumda It Koopsau I, Kasubditpers Ditmin Seskoau, Pabandya Anev Sbin Itjenau, dan Parikpers Itjenau. Serta memiliki empat tanda kohormatan, yaitu Satyalancana Kesetiaan XXIV Tahun, Satyalancana Kesetiaan XVI Tahun, Satyalancana Kesetiaan VIII Tahun, dan Satyalancana Dwidya Sistha.
Menurut beliau manfaat Ilmu Antropologi dalam dunia militer adalah Mengetahui butir-butir budaya yang ada didaerah seperti tradisi dan kebiasaan sehingga memudahkan dalam melaksanakan penugasan terutama tugas territorial, serta pendekatan antropologi sangat dibutuhkan dalam pengerahan personel TNI ke daerah konflik melalui pemahaman budaya dan lingkungan masyarakat yang berkonflik