Kegiatan Praktikum

Salah satu kegiatan Prodi Antropologi dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang penelitian sosial adalah praktikum yang dilaksanakan secara rutin setiap semester baik praktikum angkatan maupun praktikum mata kuliah. Praktikum angkatan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan metodologi penelitian antropologi antara merumuskan masalah, teknik observasi dan wawancara (menyusun pedoman, melaksanan kegiatan dan menulis catatan observasi/transkrip wawancara), mengolah dan menganalisa data lapangan dan menulis laporan penelitian. Sedangkan praktikum mata kuliah bertujuan mendalami teori dan konsep yang dipelajari dalam perkuliahan dikaitkan dengan fenomena di lapangan

I. Praktikum Angkatan

A. Praktikum Lasem 2019

Pada Oktober 2019, mahasiswa Antropologi angkatan 2018 melakukan Praktikum  Kuliah Lapangan di Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Kegiatan PKL ini terintegrasi dengan mata kuliah Kajian Etnisitas dan Mata kuliah Metode Penelitian Kualitatif. Keragaman budaya dan etnis pada Masyarakat Lasem menjadi fokus utama dalam penelitian mahasiswa kali ini.


B. Praktikum Semarang 2018

Pada April 2019, mahasiswa Antropologi angkatan 2017 dan 2018 melakukan Praktikum Kuliah Lapangan di Kota Semarang, Jawa Tengah. Dalam praktikum kali ini, mahasiswa belajar memahami kehidupan perkotaan, salah satunya melihat pengaruh budaya Tionghoa di Daerah Pecinan dan pengaruh kebudayaan Arab di Kampung Bustaman. Praktikum ini terintegrasi dengan mata kuliah Antropologi Kesehatan dan Makanan dan Kebudayaan.  Praktikum ini juga bekerjasama dengan Prodi Pendidikan Sosiologi-Antropologi Universitas Negeri Semarang dan Prodi Antropologi Universitas Diponegoro Semarang


C. Praktikum Bromo 2018

Pada November 2018, sekitar 60 mahasiswa angkatan 2016 melakukan praktikum lapangan di Kawasan Bromo. Praktikum kali ini bersamaan dengan Upacara Unan-Unan masyarakat Tengger yang diadakan empat tahun sekali. Kali ini, mahasiswa mempelajari kehidupan masyarakat Tengger dan kaitannya dengan lingkungkan sekitar serta pariwisata disana.

Output: (https://muda.kompas.id/baca/2018/12/14/upacara-adat-unan-unan-membangun-toleransi-desa-ngadisari/), dan video dokumenter di youtube kiwigapawa human (https://youtu.be/JQ6-31vOvFI).


D. Praktikum Penulisan Skripsi 2018

Kegiatan ini merupakan workshop penulisan skripsi yang diadakan di Ciwidey pada November 2018. Tujuan dari kegitan ini adalah untuk membantu mahasiswa angkatan 2015 agar cepat dan mudah dalam menyusun skripsi. Pada kegiatan ini, mahasiswa dipandu untuk menyusun hasil penelitian lapangan dan menganalisa data.


E. Praktikum Jati Gede 2017

Pada 15 Desember 2017, angkatan 2017 pergi melakukan Praktikum Kuliah Lapangan ke Waduk Jati Gede, Sumedang. PKL ini dilakukan selama tiga hari yaitu pada tanggal 15 – 17 Desember 2017.  Topik yang diteliti dalam PKL ini adalah kehidupan masyarakat pedesaan, terutama bidang-bidang kehidupan dalam tujuh unsur kebudayaan.


F. Praktikum Gambung 2017

PKL Gambung merupakan kegiatan yang dibuat oleh Prodi Antropologi yang dilaksanakan di area perkebunan teh Gambung. Kegiatan ini diikuti oleh beragam angkatan, mulai dari angkatan 2014-2015-2016. Para mahasiswa meneliti penelitiannya secara berkelompok dan menentukan topik penelitiannya sesuai dengan mata kuliah yang diambilnya.


II. Praktikum Mata Kuliah

Praktikum Mata Kuliah Prodi Antropologi dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan rencana pembelajaran masing-masing mata kuliah. Praktikum mata kuliah ini diampu oleh setiap dosen mata kuliah. Beberapa mata kuliah yang rutin melaksanakan praktikum diantaranya :

Praktek memasak dan mengidentifikasi makanan khas daerah-daerah di Indonesia
Praktek memasak dan mengidentifikasi makanan khas daerah-daerah di Indonesia

  • Pameran artefak kebudayaan masyarakat di Indonesia
  • Pameran artefak kebudayaan masyarakat di Indonesia

  • Mengidentifikasi dan menganalisa perilaku hukum masyarakat
  • Mengidentifikasi dan menganalisa perilaku hukum masyarakat

 

Mengidentifikasi pola kesehatan masyarakatMengidentifikasi pola kesehatan masyarakat


 

Mengaplikasikan model pengembangan masyarakat pada warga desa